Kunjungi Web Kami Yang Merupakan Portal Berita Yang Membahas Bisnis, Keuangan, Gaya Hidup Serta Kesehatan

KENALI PENYEBAB KEGAGALAN

Setiap individu tentu menginginkan kesuksesan, karena jika kita sukses maka apapun terget / keinginan kita, dapat kita capai.

Seorang mahasiswa yang sukses sampai dia diwisuda, seorang pelamar pekerjaan sukses diterima dalam perusahaan, seorang karyawan sukses mendapatkan promosi jabatan, seorang marketer sukses melakukan penjualan sesuai target yang ditentukan, dan segudang kisah sukses lainnya.

Namun ternyata tidak sedikit juga yang mengalami kegagalan, dimana target / tujuan yang diharapkan tidak pernah tercapai. Kegagalan paling dihindari terutama bagi seorang pelaku usaha.

Kegagalan merupakan mimpi buruk, yang harus dihindari. Tapi bagaimana jika kita benar-benar mengalami kegagalan, mengapa kita gagal sedangkan orang lain merayakan keberhasilannya.

Nah sebelum Anda jatuh ke dunia kegagalan, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu perilaku yang menyebabkan  kita gagal, agar sebisa mungkin kita dapat menghindarinya.

Menurut Napoleon Hills, resiko kegagalan dapat ditekan jika kita mampu mengenali penyebab kegagalan tersebut.

Berikut Beberapa Penyebab Kegagalan

Goal Yang Tidak Jelas

Setiap orang harus memiliki tujuan (goal). Jika tujuan (goal) hidup Anda sudah jelas, maka Anda akan lebih mudah dan lebih fokus mempersiapkan diri menuju tujuan Anda.

Kalau tujuan hidup Anda tidak jelas, maka Anda semakin dekat dengan kegagalan. Ibarat mencari sebuah rumah, bagaimana mungkin Anda bisa mencapai tempat tersebut,  jika alamatnya saja Anda tidak tahu.

Takut Akan Kegagalan

Jika takut gagal, Anda tak akan mengambil risiko sebanyak yang diperlukan untuk mendapatkan tujuan Anda. Misalkan Anda tidak menerima telepon penting karena takut ditolak.

Padahal dari telepon tersebut Anda bisa mendapatkan klien baru. Atau ketika Anda tak mau berhenti dari pekerjaan  yang terlihat sudah mentok tetapi juga tidak berani  membuka usaha sendiri karena Anda khawatir duluan bahwa usaha Anda tidak akan berhasil.

Banyak orang dihantui oleh perasaan takut gagal dalam mengerjakan sesuatu. Sering pula orang trauma dengan kegagalan sehingga membuat mereka gagal beneran.

Menurut Napoleon Hills dalam bukunya Think and Grow Rich, bahwa tidak ada satupun orang sukses di dunia ini yang tidak mengalami kegagalan terlebih dulu.

Kita ambil contoh Thomas Alva Edison, salah satu temuannya lampu pijar, ia  gagal 999 kali membuat bola lampu sebelum akhirnya menemukan formula yang tepat.

Kurang Berambisi

Ambisi penting untuk menambah semangat Anda mencapai tujuan hidup. Apabila Anda kurang berambisi, jalan Anda mencapai tujuan tersendat-sendat.

Karena Anda tidak punya motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan tersebut.

Kurang Percaya Diri

Rasa percaya diri membantu Anda mencapai tujuan. Jika Anda tidak percaya diri, Anda akan selalu ragu dalam melakukan segala hal, meskipun sesungguhnya Anda mampu.

Rasa percaya diri yang tinggi akan membantu Anda menghilangkan segala hambatan untuk meraih kesuksesan.

Pesimis

Pesimis sama dengan kalah sebelum bertanding. Dengan kata lain, Anda menyerah sebelum berusaha dalam melakukan sesuatu untuk mendapatkan apa yang ingin Anda capai.

Percaya diri merupakan kuncinya. Bila kita sendiri tidak percaya akan kemampuan diri sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya pada kemampuan kita? Jadi, bersikaplah optimis.

Terlalu Banyak Pertimbangan

Banyak keberhasilan bisa diraih karena modal nekat. Kadang terlalu banyak pertimbangan dan terlalu hati-hati, malah membuat seseorang tertinggal dan gagal.

Orang sudah sampai di garis finish, Anda baru berancang-ancang, akibatnya Anda tertinggal jauh.

Menentukan Target Terlalu Tinggi

Mempunyai target yang terlalu sulit untuk dicapai akan menambah berat beban pekerjaan yang Anda rasakan. Bila Anda gagal, rasa kecewa yang Anda alami juga akan lebih besar.

Untuk mencapai posisi jabatan tertentu, diperlukan  waktu  dan proses. Bukan dengan cara yang instan.

Ibarat menaiki anak tangga, untuk sampai di lantai atas Anda harus melangkah dari anak tangga yang pertama bukan.

Setelah berhasil sampai di lantai dua, persiapkan untuk melangkah ke anak tangga berikutnya untuk mencapai lantai tiga, bukan langsung ke lantai sepuluh.

Kebiasaan Menunda-nunda

Penyebab utama kegagalan  selanjutnya adalah suka menunda-nunda.  Ketika merencanakan tujuan dan hasil, pastikan Anda juga menentukan jangka waktu yang tepat.

Tetapi Anda tak mungkin memberikan waktu satu minggu untuk pekerjaan yang seharusnya dikerjakan dalam satu bulan. Tak hanya kegagalan yang akan ditemui, hal ini juga bisa melukai Anda dan menganggap diri Anda tidak mampu. Jadi tentukan target waktu yang masuk akal.

Kurangnya Disiplin Peribadi

Disiplin datang melalui pengendalian diri dan ini berarti bahwa seseorang harus bisa mengendalikan hal-hal negatif dalam dirinya.  Penguasaan diri pribadi merupakan pekerjaan yang paling sulit yang akan Anda tangani. Tetapi bukan hal yang tidak mungkin, misalnya dari hal-hal sederhana seperti bangun pagi.

Jika jam 4 waktunya bangun ya harus bangun, jangan bermalas-malasan. Baca buku misalnya buku motivasi sampai jam 6 baru melakukan aktivitas untuk mempersiapkan diri ke kantor.

Kurangnya Ketekunan

Seseorang yang  mampu mengawali sesuatu dengan baik, belum tentu  mampu menyelesaikan segala hal yang sudah dimulai tersebut.

Lebih-lebih pada orang yang mudah menyerah inilah pertanda mereka adalah orang yang kalah. Ketekunan datang dari komitmen, apapun yang terjadi, selesaikan apapun yang telah Anda mulai. Ini adalah penyebab utama kegagalan yang harus anda waspadai, karena begitu Anda berhenti, saat itulah kegagalan dimulai.

Mudah Menyerah

Hindari sikap mudah menyerah dengan beralasan bahwa sudah menjadi nasib Anda untuk mengalami kegagalan terus menerus.

Mempunyai pola pikir seperti itu dapat membuat Anda malas untuk mencoba dan merubah keadaan. Anda harus yakin bahwa Anda bisa mengubah keadaan dengan berusaha dan bekerja keras. Kesuksesan ditentukan oleh semangat, kemauan, dan kerja keras kita.

Apabila Anda ingin keadaan berubah, yang pertama harus dilakukan adalah merubah pola pikir Anda.

Kesimpulannya, kegagalan hanyalah kesuksesan yang tertunda. Oleh sebab itu jangan pernah takut dengan kegagalan. Semuanya itu harus menjadi cambuk bagi Anda untuk bekerja dan berusaha lebih baik lagi.

Nelson Mandela, Mantan Presiden Afrika Selatan dan Peraih Nobel Perdamaian mengatakan bahwa “Kemenangan paling berharga dalam hidup bukanlah tidak pernah gagal melainkan bagaimana bisa bangkit setiap kali menemui kegagalan.”

Jika anda seringkali mengalami kegagalan dalam berusaha dan merasa jauh sekali dari kesuksesan yang Anda impikan, bukan berarti Anda tidak mengalami perkembangan. Justru Anda sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri Anda. Mental Anda sedang ditempa dan dipersiapkan menuju kesuksesan Anda. Kenali Penyebab Anda Gagal